Jangan Jadi Orang yang Terlalu Baik, Karena Hal-hal Buruk Ini Akan Terjadi

Featured Image
Menjadi orang baik memang nggak ada salahnya. Bahkan kamu memang harus berbuat baik kepada orang lain. Tapi ada kalanya kamu terlalu baik kepada orang lain, sampai bahkan kamu sendiri nggak sadar bahwa kamu terlalu baik. Kamu juga nggak sadar bahwa sikap ‘terlalu baik’mu itu bisa mendatangkan hal-hal buruk untukmu sendiri.
Sebelumnya hipwee telah menginfokan tanda-tanda bahwa kamu orang yang terlalu baik. Nah, sekarang hipwee ingin membagi informasi tentang hal-hal buruk apa saja yang bisa terjadi kalau kamu terus-terusan bersikap ‘terlalu baik’.

1. Ketika kamu melakukan banyak hal untuk seseorang, dia akan berekspektasi bahwa kamu akan melakukan segalanya untuk dia.

terus-terusan membantunya akan membuatnya 'ngelunjak'
terus-terusan membantunya akan membuatnya ‘ngelunjak’ via www.buzzfeed.com
Sebagai teman, kamu pasti ingin menjadi orang yang selalu ada saat dia/mereka membutuhkan bantuan. Apa salahnya sebuah bantuan, ketika kamu tahu kalau itu bisa meringankan beban atau mengatasi masalah mereka? Ya memang nggak salah. Selama masih masuk akal. Akan tetapi kalau dia/mereka minta bantuan berulang-ulang, kamu harus pertanyakan. Ketika kamu mau melakukan banyak hal untuk seseorang, bisa jadi orang itu akan berekspektasi bahwa kamu mau melakukan segalanya untuknya. Jangan berharap dia akan berhenti minta bantuan. Selanjutnya, dia justru akan merasa ‘enak saja’ minta bantuan bahkan meski dia tahu itu memberatkan.

2. Kamu berpikir mereka akan lebih menghargaimu dengan terus-terusan bersikap baik? Salah. Mereka akan menghargaimu saat kamu bisa menghargai dirimu sendiri.

Orang akan mernghargai dirimu saat kamu menghargai dirimu sendiri
Orang akan mernghargai dirimu saat kamu menghargai dirimu sendiri via www.instylebuzz.com
Mungkin awalnya kamu berpikir bahwa dengan berbuat baik terus-terusan akan membuatmu disukai banyak orang. Sehingga orang lain akan lebih menghargaimu. Kamu merasa lebih bisa diterima dengan berbuat baik sebanyak-banyaknya. Tapi ini nggak selamanya berhasil, lho.  Bisa-bisa kamu malah digampangkan. Pertama-tama kamu harus menghargai dirimu sendiri dulu, baru orang lain akan menghargaimu.

3. Kamu berharap mereka juga akan melakukan hal yang sama dengan yang kamu lakukan? Belum tentu.

Belum tentu mereka akan selalu menolong saat kamu butuh
Belum tentu mereka akan selalu menolong saat kamu butuh via www.glogster.com
Orang bilang berbuat baiklah tanpa pamrih. Memang sih, selain kamu merasa memang seharusnya kamu melakukan itu, dalam hati kecilmu mungkin kamu juga berharap agar dia/mereka juga akan melakukan hal yang sama kepadamu. Berharap boleh saja. Tapi nggak semua harapan bisa terwujudkan bukan? Belum tentu mereka-mereka yang menerima sikap baikmu akan melakukan hal yang sama saat kamu butuh bantuan.

4. Kamu akan mejadi pelarian semua orang saat membutuhkan sesuatu. Dan bukan nggak mungkin akan ditinggalkan saat kebutuhannya terpenuhi.

Orang hanya mendatangimu saat butuh
Orang hanya mendatangimu saat butuh via weheartit.com
Akibat sikapmu yang ‘iya-iya aja’ dan nggak tegaan ini membuat orang lain menjadikanmu orang pertama yang didatangi ketika butuh bantuan. Membantu orang lain, bagaimanapun, memang memberikan kamu kebahagiaan khusus. Tapi apakah kamu pernah berpikir bahwa mereka hanya datang padamu saat kamu butuh bantuan? Kalau lagi nggak butuh bantuan, jangankan mengajakmu nongkrong bareng, mengontakmu untuk bertanya kabar saja nggak pernah. Biasanya orang-orang yang kayak gini, akan pergi seiring masalahnya selesai. Hilang aja gitu. Nanti muncul-muncul membawa segudang persoalan yang harus kamu bantu selesaikan.

5. Sifat terlalu baikmu bisa mengundang orang untuk berniat jahat. Bagi mereka, kamu orang yang mudah dimanfaatkan.

pesan bang napi
pesan bang napi via quinzyvarira.blogspot.co.id
Sikap terlalu baikmu membuatmu berpikir semua orang itu baik, dan kamu nggak perlu berpikir dua kali untuk membantu orang yang minta bantuanmu. Selain mengundang teman untuk mengambil keuntungan dari kebaikanmu, sifat terlalu baikmu ini juga bisa mengundang niat jahat orang lain lho. Karena kamu selalu polos dan nggak tegaan, bisa saja mereka jadi berniat menipu atau mengambil keuntungan apapun dari situ. Ingat kan pesan Bang Napi yang dulu sering tayang di TV: Kejahatan terjadi bukan hanya karena ada niat jahat pelaku, tapi juga kesempatan.

6. Sikap terlalu baik juga menimbulkan curiga. Orang-orang akan menduga kamu punya maksud tersembunyi.

Komentar

Postingan Populer